Detail Hasil Penelitian

Cover

Judul

MASTERPLAN PERMUKIMAN PANTAI KAWASAN COASTAL ROAD KOTA BALIKPAPAN

Kategori

Ekonomi dan Pembangunan

Instansi/OPD

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian Dan Pengembangan

Eksekutif Summary

Permukiman merupakan suatu masalah yang kompleks yang berhubungan dan terkait dengan sosial, ekonomi, budaya, ekologi, dan sebagainyaMasalah permukiman berkaitan erat dengan proses pembangunan yang menyangkut masalah sosial, ekonomi dan lingkungan sekitarnya. Seperti halnya yang dikemukakan oleh Soedarsono, bahwa permukiman adalah satu kesatuan kawasan perumahan lengkap dengan prasarana lingkungan, prasarana umum, fasilitas sosial yang mengandung keterpaduan kepentingan dan keselarasan pemanfaatan sebagai lingkungan kehidupan. ebenarnya bahwa setiap penyelenggaraan permukiman bertujuan untuk memenuhi hak warga negara atas tempat tinggal yang layak dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi dan teratur serta menjamin kepastian bermukim. Salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah akan permukiman kumuh adalah kawasan pesisir. Masyarakat pesisir dalam kehidupan sehari-hari tidak lepas dari ketergantungannya akan sumber daya pesisir karena mata pencaharian penduduknya yang bergantung pada laut. Permukiman pesisir yang memiliki permasalahan berupa permukiman yang cenderung rapat (kepadatan antar bangunan tinggi dan jarak antar bangunan rapat) dan kumuh (tidak teratur, kotor), kondisi lingkungan yang kurang sehat dan kurangnya sarana dan prasarana serta keadaan perekonomian masyarakat yang kurang dapat berkembang. Permasalahan tersebut diatas juga tengah dialami oleh permukiman nelayan di sepanjang pesisir Kota Balikpapan. Permukiman nelayan yang berada di sekitar destinasi pariwisata yang mempunyai isu lingkungan dengan ketersedian prasarana dan sarana umum yang belum memadai dan lingkungan perumahan yang mempunya nilai jual wisata. Selain itu, dengan adanya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Balikpapan tahun 2012-2032 yang telah menyiapkan ruang investasi baru untuk kepentingan ekonomi berupa Kawasan Coastal Road Kota Balikpapan maka perlu adanya penataan permukiman-permukiman kumuh nelayan di sepanjang pesisir Kota Balikpapan. Adapun secara administratif, kelurahan di pesisir Kota Balikpapan yang harus idlakukan penataan terkait dengan adanya pengembangan coastal road adalah kelurahan Damai Bahagia, Kelurahan Damai, Kelurahan Klandasan Ilir dan Kelurahan Klandasan Ulu. Oleh karena itu, perlu adanya konsep penataan permukiman kumuh nelayan di sepanjang pesisir Kota Balikpapan dalam mendukung mewujudkan coastal road. Konsep tersebut mengarahkan pada penataan kegiatan permukiman yang bersifat berkelanjutan baik dari segi ekonomi, lingkungan maupun sosial masyarakat pesisir melalui perwujudan SMART ECO-VILLAGE. Konsep ini mengusung asas keberlanjutan dari segi ekonomi, lingkungan dan sosial namun tetap mengadopsi budaya dan adat masyarakat nelayan yang kemudian dikemas dalam penataan permukiman melalui konsep pengembangan desa wisata. Tujuan laporan ini adalah menyusun master plan permukiman pantai kawasan coastal road Balikpapan dengan konsep SMART ECO-VILLAGE. 

Tindak Lanjut